Ciri-Ciri Khusus Mahkluk Hidup

Pada suatu malam, Dimas sedang berkumpul   bersama kedua  orangtua  dan
adiknya di ruang keluarga sambil menonton televisi. Tiba-tiba adiknya bertanya,
Kak, hewan apakah itu?  Sambil  menunjuk  pada  seekor   hewan yang ada di
dinding.
Oh, itu adalah cecak, Dik,” jawab Dimas.
Kenapa cecak tidak jatuh, Kak?adiknya bertanya kembali.
Cecak  tidak  jatuh  karena  pada telapak kaki cecak terdapat tonjolan-tonjolan
berbentuk garis  yang  berfungsi  sebagai  alat  perekat ,Dimas  menjawab lagi.
Bagaimana  dengan   ciri-ciri   makhluk  hidup  lainnya,  misalnya   bebek atau
kelelawar? Apakah dilengkapi dengan ciri-ciri  khusus? Untuk  lebih   jelasnya,
pahamilah materi pada bab ini.

 

 


a. Ciri Khusus pada Beberapa Hewan

Hewan-hewan yang ada di sekitar kita sangat beragam.
Hewan – hewan   itu   pun  hidup   di lingkungan   yang
berbeda-beda. Pada  umumnya, hewan memiliki ciriciri
khusus, yang    dapat  membedakan   dengan   hewan
lain.  Berikut   ini akan   dijelaskan   tentang  beberapa
hewan yang memiliki ciri khusus. Misalnya,  kelelawar,
cecak,dan bebek seperti yang terlihat pada Gambar 1.1.

 

 


1. Ciri Khusus yang Dimiliki Kelelawar
Dimas memiliki pohon mangga di rumahnya. Sekarang
pohon mangga itu  sedang  berbuah lebat.  Suatu  pagi
Dimas dan ayahnya hendak mengambil  mangga  yang

 
sudah masak   dari  pohonnya.   Akan   tetapi,   Dimas
merasa heran karena ia menemukan beberapa mangga
yang jatuh di tanah.  Mangga  tersebut   ternyata sudah
ada yang    menggerogoti.   Dimas   juga   menemukan
beberapa  mangga  yang sudah digerogoti, tetapi masih
tergantung pada tangkainya.
Kemudian,  Dimas  bertanya  kepada  ayahnya  tentang

hal itu. Ayahnya  menjelaskan   bahwa  manggamangga
itu   sudah  dimakan     oleh   kelelawar   pada   malam
hari. Setelah mendengar cerita tersebut,  Dimas tertarik
untuk   mengetahui  lebih     jauh   tentang     kelelawar.
Kelelawar merupakan  mamalia   yang   dapat   terbang.
Kelelawar    tinggal    di   gua   atau   di    pohon-pohon
yang tinggi. Di samping    memakan buah-buahan,  ada
juga kelompok kelelawar yang memakan serangga dan
mengisap   madu.  Untuk   mendapatkan  makanannya
kelelawar telah  dilengkapi   dengan   sepasang   sayap.
Sayap kelelawar berbeda dengan unggas.

 

 

  Pada  Gambar 1.2,  kamu   dapat    melihat    bahwa
sayap kelelawar  memiliki    kulit   yang  lentur.  Kulit
tersebut  membentang   di antara   tulang-tulang j  ari
dan lengannya. Jika kamu perhatikan  lebih teliti  lagi,
kamu akan melihat ada bagian yang mirip cakar pada
sayapnya. Bagian yang  mirip  cakar itu   sebenarnya

 

 
ibu jari kelelawar. Ibu  jari  tersebut   berfungsi   untuk
mendaki di bebatuan atau di pohon.
Pada   siang    hari,   kelelawar    tidur.    Kelelawar
memiliki  cara   tidur   yang   unik. Bagaimana cara
kelelawar tidur? Perhatikanlah Gambar 1.3.   Ketika
tidur, kelelawar bergantung  dengan badan  terbalik,
yaitu kepala berada   di bawah.   Sayapnya   dilipat
dan kakinya dikaitkan pada  tempat bergantungnya
sehingga  kelelawar  tidak  jatuh.  Tahukah   kamu,
mengapa kelelawar tidur menggantung?
Kelelawar terbang dan mencari  makan pada malam
hari. Pada saat terbang, kelelawar tidak sepenuhnya
menggunakan  indra   penglihatannya. Lalu,  dengan
bantuan  apa    kelelawar   dapat  menentukan  arah
sehingga tidak menabrak saat terbang di  kegelapan
malam? Ternyata, kelelawar dilengkapi dengan kemampuan lain.
Pada saat terbang, kelelawar sesekali mengeluarkan bunyi. Ketika gelombang bunyi itu mengenai benda,

seperti pohon atau serangga, gelombang bunyi akanmemantul (Gambar 1.4).

Pantulan gelombang bunyi itu akan ditangkap kembali oleh indra pendengarannyayang tajam.

Dengan cara seperti itulah kelelawar dapat terbang pada malam hari tanpa menabrak benda-bendayang ada di sekitarnya.

Kemampuan yang dimiliki kelelawar untuk mengetahui arah terbang, makanan,

dan keadaan lingkungannya dengan meng-gunakan bunyi disebut ekolokasi. Cari contoh hewan lainnya
yang memiliki kemampuan ekolokasi.

 

 

  
2. Ciri Khusus yang Dimiliki Cecak
Pernahkah kamu melihat cecak  yang    merayap   di

 
dinding   rumahmu?     Apakah    makanan     cecak?
Cecak   merupakan   reptilia   (hewan melata)    yang
hidup di pohon  atau di rumah.  Makanan  cecak ialah

serangga,    seperti   nyamuk  . Nyamuk   merupakan
serangga yang dapat terbang, sedangkan cecak tidak
dapat  terbang. Bagaimana  cecak  dapat menangkap
nyamuk? Ternyata, cecak telah  memiliki ciri  khusus,

sehingga cecak dapat bertahan hidup di lingkungannya.
Apakah   ciri   khusus   yang   dimiliki    oleh    cecak?
Mungkin kamu sering  melihat  cecak   yang   merayap
merayap di dinding.  Cecak  tersebut   dapat   merayap
tanpa jatuh. Bahkan, cecak dapat merayap di langitlangit
rumahmu tanpa jatuh. Seolah-olah badan  dan  kakinya
menempel pada dinding atau langit-langit.
Perhatikanlah Gambar 1.5.

Apa yang dapat kamu lihat dari

Gambar 1.5?

Benar,dari gambar tersebut kamu dapat melihat bahwa pada
telapak  kaki  cecak ada  bagian   menonjol  yang berbentuk
garis. Bagian itu berfungsi sebagai  alat   pelekat   sehingga
cecak  dapat  merayap  untuk   mendekati   serangga  yang
sedang hinggap di dinding atau di langit-langit.
Setelah   cukup   dekat   dengan    serangga   yang     akan
dimangsanya,   dengan    cepat,   cecak   akan menangkap
serangga    dengan   lidahnya.   Jadi,   lidah    cecak     pun
merupakan   ciri   khusus   yang   dimiliki    cecak.    Cecak
memiliki   lidah   yang   panjang   dan  lengket. Oleh karena
itu,    dengan    sekali    menjulurkan    lidahnya,   serangga
langsung   menempel   pada    lidahnya    dan     dilahapnya.
Dari    uraian    tersebut,    kamu    tentu     sudah      dapat
memahami ciri khusus yang dimiliki oleh cecak   sehingga
cecak dapat bertahan hidup.

3. Ciri Khusus yang Dimiliki Bebek
Pernahkah     kamu    melihat     bebek? Di     manakah bebek
hidup? Untuk mengetahuinya, ikutilah uraian berikut.

Perhatikanlah bentuk kaki bebek pada Gambar

1.6. Bebek    merupakan   jenis   unggas   yang  hidup   di air,
terutama di perairan yang   dangkal.  Oleh   karena   itu,  kaki
bebek   pendek   dan   pada   sela-sela     kakinya  dilengkapi
dengan   selaput   kulit   yang   dapat   membantunya   ketika
berenang di air. Selain, itu dengan bentuk seperti ini, memudahkan bebek berjalan di atas permukaan tanah berlumpur. Makanan bebek ialah cacing. Bagaimana bebekdapat menangkap cacing dari balik lumpur? Ternyata,bebek telah dilengkapi dengan bentuk paruh yang pipih dan lebar. Bentuk paruh seperti itu membantu bebekuntuk mencari cacing yang ada di balik lumpur. Dari uraian tersebut, dapatkah kamu memahami ciri-ciri khusus bebek untuk dapat bertahan hidup dilingkungan hidupnya?


b. Ciri Khusus pada Beberapa Tumbuhan

Tumbuhan yang ada di sekitar kamu sangat beragam. Keragaman itu disebabkan, salah satunya oleh lingkungan tempat hidupnya. Ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan tersebut bermanfaat untuk mempertahankan hidup. Berikut akan dijelaskan beberapa tumbuhan yang memiliki ciri-ciri khusus, yaitu tumbuhan kaktus dan tumbuhan pemakan serangga.
1. Ciri Khusus yang Dimiliki Kaktus
Pernahkah kamu melihat tumbuhan kaktus? Biasanya di tempat-tempat penjual tanaman hias dijual tumbuhan kaktus. Apakah ciri-ciri khusus tumbuhankaktus? Di daerah manakah tumbuhan kaktus tumbuh?

 


Tumbuhan kaktus (Gambar 1.7.) merupakan jenis tumbuhan yang hidup di daerah kering atau kurang air. Oleh karena itu, kaktus memiliki batang yang banyak mengandung air. Air tersebut berguna untuk cadangan di musim kering. Di samping itu, bentuk daun kaktus pun kecil, seringkali berbentuk duri. Dengan bentuk seperti itu, kaktus dapat mengurangi penguapan air dari dalam tubuh.
2. Ciri Khusus yang Dimiliki Tumbuhan Pemakan Serangga
Ada beberapa tumbuhan  di  alam  yang   tidak   dapat
memenuhi  semua   kebutuhan  unsur   makanan yang
diperlukan   melalui   akar . Tumbuhan seperti   apakah
itu? Dengan cara apa tumbuhan tersebut mendapatkan
makanan selain melalui akar?
Tumbuhan yang mengalami hal tersebut adalah

 
tumbuhan kantong semar dan tumbuhan kejora
(Venus). Kedua tumbuhan tersebut tidak  dapat
mencukupi kebutuhan nitrogen. Keadaan tanah tempat
tinggalnya sangat  kekurangan  unsur  nitrogen.  Untuk
memenuhinya, kantong semar dan  kejora  menangkap
serangga.    Serangga  mengandung  banyak  nitrogen.
Cara  yang   dilakukan,  yaitu   dengan   menghasilkan
cairan pada bagian   daun   untuk   menarik   perhatian
serangga. Pada kantong semar, serangga akan masuk ke
dalam   kantong  dan  terperangkap   di dalamnya. Bagian
dalam   daun   mengandung  lapisan  mirip  lilin  sehingga
serangga   terpeleset.   Adapun   pada   tumbuhan kejora,
serangga  yang   hinggap   dan   menyentuhlengan   daun
akan  terperangkap  karena   daun  akan menutup dengan
cepat. Kemudian, serangga  tersebut  akan  dicerna  oleh
cairan yang dihasilkan daun. Perhatikanlah Gambar 1.8.

Makhluk Hidup dan Lingkungannya

Ciri-ciri Umum Makhluk Hidup

Secara umum, ciri-ciri yang terdapat pada makhluk hidup adalah:
1.Memerlukan makanan
2.Berkembang biak
3.Tumbuh
4.Bernafas
5.Bergerak
6.Menanggapi rangsang
7.Mengeluarkan zat sisa (ekskresi)

Beberapa Hewan dengan Ciri Khusus

Selain ciri umum juga terdapat ciri khusus pada makhluk yang memungkinkan dia menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Ciri khusus ini berguna sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup, melindungi diri dari musuh, dan mempertahankan jenis.

Sekarang, mari kita berkenalan dengan beberapa hewan yang memiliki cirii khusus.

Tahukah kamu hewan apakah ini?

Ya, betul! Ini adalah kelelawar. Hewan ini merupakan satu-satunya jenis hewan mamalia (bertulang belakang dan berkembang biak dengan cara beranak) yang dapat terbang dengan menggunakan sayapnya. Kelelawar aktif mencari makan dan terbang hanya pada waktu malam hari dikarenakan kelelawar sangat sensitif terhadap dehidrasi (kekurangan air). Bila siang hari ia tidur dengan bergelantung terbalik. Habitat (tempat tinggalnya) biasanya di gua-gua, alam terbuka, loteng dan langit-langit rumah atau di pepohonan.

Kelelawar

Kelelawar Pertama

Fosil kelelawar pertama yang ditemukan 55 juta tahun yang lalu diberi nama Icaronycteris, hidup di Amerika Utara dan memiliki lebar sayap sepanjang 37 cm. Sayapnya pendek dan lebar.

Radar Kelelawar

Ada beberapa jenis kelelawar yang tidak dapat melihat dengan baik di kegelapan, namun ada pula jenis kelelawar yang matanya cukup tajam. Menurutmu, mengapa kelelawar tidak menabrak benda di depannya ketika terbang di waktu gelap? Itu karena ia mengeluarkan bunyi yang dinamakan “Ultrasonic” yang tidak dapat didengar manusia. Getaran bunyi ini mempunyai frekuensi antara 25.000 – 50.000 Hz. Jika menabrak suatu obyek atau benda, getaran suaranya itu memantul kembali, lalu ditangkap telinganya yang lebar yang berfungsi sebagai radar baginya. Proses ini hanya memakan waktu sepersepuluh detik, cukup bagi kelelawar untuk mengetahui apa yang ada di depannya, kemana arahnya dan berapa kecepatannya. Hidungnya yang berbentuk aneh seperti misalnya kaki kuda, trisula dengan tonjolan, membuatnya dapat mengeluarkan ultrabunyi.
Kelelawar yang jenis makanannya serangga kecil dapat menangkap nyamuk dengan getaran ini. Kemampuannya terganggu jika suasana bising. Dalam suasana bising, kemampuan kelelawar menentukan arah menjadi kacau.

Jenis Kelelawar

Kelelawar memiliki spesies yang banyak, menempati urutan kedua setelah mamalia binatang pengerat. Dari 4.000 spesies mamalia, 1000 diantaranya merupakan spesies kelelawar. Untuk mengelompokkannya, kelelawar dibagi menjadi dua kelompok utama yaitu diberi nama “Megachiroptera” dan “Microchiroptera”. Selain itu dapat dikelompokkan berdasarkan makanan dan kapasitasnya. Kelelawar dengan bentangan sayap 2 meter dan berat mencapai 1,5 Kg dimasukkan dalam kelompok Megachiroptera atau terkenal dengan sebutan “Kalong”. Ciri-ciri kalong adalah matanya besar, karena tidak mempunyai sistem ekolokasi. Menemukan makanan (berupa buah-buahan dan bunga-bungaan) dengan mengandalkan penglihatan dan penciuman. Kelelawar yang tinggal di daerah Asia dan Afrika bertubuh kecil, memakan serbuk sari, lebar dua sayapnya 30 cm dengan berat 15 gr. Kelelawar ini termasuk dalam kelompok Microchiroptera dengan sistem ekolokasi yang lebih baik tetapi penglihatannya kurang jelas.

Cara Terbang Kelelawar

Perbedaan nyata antara sayap kelelawar dengan sayap burung adalah pada perluasan tubuhnya yang berdaging dan sayapnya yang tidak berbulu terbuat dari membran elastis tetapi berotot. Sayapnya sering disebut “Patagium” yang , membentang dari tubuhnya sampai jari kaki depan, kaki belakang dan ekornya. Pada kelelawar betina Patagium berfungsi untuk memegang anaknya yang baru dilahirkan dengan posisi kepala di bawah. Selain untuk terbang, sayap kelelawar berfungsi untuk menyelimuti tubuhnya ketika bergelantung terbalik.
Ada dua jenis sayap yang dimiliki kelelawar. Yang pertama adalah sayap kecil, biasanya dimiliki oleh kelelawar yang hidup di alam terbuka yang berguna untuk terbang dengan cepat tanpa rintangan di depannya. Sementara sayap lebar dimiliki kelelawar yang hidup ditempat tertutup, yang terbang pelan di antara cabang pohon.

Nah, setelah kamu mengetahui banyak hal tentang kelelawar, sekarang ayo kita menyimak cerita berikut ini.

Cicak

Hamzah dan Cicak

Hamzah sedang berbaring di kamarnya sambil membaca sebuah buku. Matanya beralih dari buku yang tengah dibacanya, dan ketika ia memperhatikan sekelilingnya, ia melihat seekor cicak yang menempel di dinding dekat langit-langit. Hamzah bangkit dan menaiki kursi belajarnya agar dapat melihat cicak itu lebih dekat. Sang cicak kemudian berbicara kepadanya.

“Salam, teman!” kata cicak dengan suaranya yang kecil.
“Salam,” balas Hamzah, dengan sangat sopan. “Hebat sekali kamu bisa menempel di dinding dan tidak jatuh”.
Cicak tersenyum dan menunjukkan sebelah kakinya. ”Ya, tentu saja karena di kakiku ada kekuatan perekat yang ditimbulkan tenaga Van der Waals”.
” Apakah itu?”, tanya Hamzah dengan penuh minat meneliti telapak kaki cicak yang mungil itu.
Cicak tersenyum, ”Di telapak kakiku ada sekitar 500 ribu bulu halus yang kuat. Bulu halus ini mengandung senyawa keratin yang juga terkandung pada rambut manusia. Bulu halus pada telapak kakiku ini panjangnya bervariasi, antara 30 dan 130 mikrometer. Tebalnya pun hanya sepersepuluh tebal rambut manusia.Ujung bulu halus ini masih terbagi lagi menjadi beberapa bagian yang berbentuk mirip dengan sendok teh”.

Hasan mengangguk-angguk. Cicak kembali melanjutkan penjelasannya. ”Kekuatan pelekat yang ditimbulkan daya Van der Waals bulu halus ini sangat menakjubkan. Satu bulu halus tadi bisa memiliki kekuatan pelekat yang sangat besar (10 atm). Jadi aku bisa menempel di dinding dengan kuat, dan bergerak dengan cepat ketika ada makanan yang harus aku dapatkan”.

”Lalu bagaimana kamu mendapatkan makanan?”, tanya Hamzah lagi. Cicak menjulurkan lidahnya. ”Lihat lidahku yang panjang ini! Lidah ini memudahkan aku untuk mendapatkan serangga yang sedang terbang”.

Hamzah berdecak kagum. ”Wah, lidah yang hebat!”. Hamzah menunjuk ekor cicak yang putus. ”Aku lihat ekormu putus, teman. Kenapa bisa seperti itu? Apakah engkau terjepit pintu?”

Cicak tersenyum, ”Tidak, aku sengaja memutuskannya karena kemarin sore ada anak yang hendak menangkapku ketika aku jalan-jalan ke lantai di dapur. Aku pikir dia mengancamku, jadi aku putuskan saja ekorku sehingga anak itu memperhatikan ekorku yang putus, sehingga aku bisa pergi menyelamatkan diri”.
Kening Hamzah berkerut. ”Ouch! Pasti sakit sekali rasanya”.
”Sakit memang, tapi tidak akan lama dan kemudian ekorku juga tumbuh kembali”, jawab cicak.
Hamzah berdecak kagum dan mengangguk-anggukkan kepalanya. ”Allah memang Maha Kuasa, ia menciptakanmu dan semua makhluk dengan sangat sempurna. Terima kasih, aku belajar banyak hari ini. Semoga harimu menyenangkan!”.
Hamzah melambai pada cicak dan turun dari kursi. Ia tersenyum dengan sangat manis dan hatinya bertasbih penuh syukur.

Waah, asyik ya mengetahui tentang cicak. Bagaimana kalau sekarang kita tebak-tebakan?
Hewan apa yang panjang, kulitnya bercorak dan berwarna, giginya tajam-tajam dan mempunyai bisa?

Ular

Yak, tepat sekali! Ular.
Seperti yang kita tahu, semua jenis ular adalah karnivora (pemakan daging), dan tidak pernah mengunyah atau mencabik-cabik makanannya seperti kita. Mangsa yang didapat langsung ditelan secara utuh. Kok bisa ya? Ya, karena susunan rahangnya melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepala. Susunan rahang yang seperti ini memungkinkan ular menelan mangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri. Selain itu ular juga memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanan. Pada beberapa jenis ular, ada yang membelit mangsanya dengan kuat sehingga mangsanya kehabisan nafas, dan dengan mudah sang ular dapat memakannya.

Image:Ular_2.png

Bebek

Apakah teman-teman mengenal Donal Bebek dan keluarganya? Lucu dan menggemaskan ya mereka. Nah sekarang, melalui cerita ini, kita akan berkenalan dengan bebek dan mengetahui berbagai kelebihannya.

Raihana dan Bebek
Raihana ingin sekali mengunjungi kebun binatang. Keinginannya tercapai ketika pada suatu hari ibu mengajak Raihana ke kebun binatang di kotanya. Disini, Raihana dapat secara langsung menyaksikan binatang-binatang yang dilihatnya di buku-buku, majalah dan di televisi, dalam kehidupan nyata. Perjalanan itu panjang, namun menyenangkan. Di jalan, ibunya menjelaskan pada Raihana tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta, dan memberikan contoh-contoh dari Kitab Suci.

Akhirnya mereka tiba di kebun binatang. Mata Raihana melebar saking takjubnya. Tak pernah ia melihat begitu banyak binatang yang berbeda, bersama-sama di sebuah tempat. Ketika mereka sampai di kawasan unggas, Raihana meninggalkan ibunya dan pergi ke kandang bebek. “Unggas yang indah sekali,” katanya tentang salah satu di antara mereka. “Terima kasih,” sebuah suara menjawab. Raihana memperhatikan sekelilingnya, namun tak seorangpun ada di sana. Kemudian, ia baru menyadari bahwa bebek yang tengah diamatinya itulah yang berbicara padanya.

 

“Halo,” kata bebek. “Terimakasih atas pujianmu. Selain punya penampilan yang tampan, aku juga memiliki ciri-ciri lain yang menarik. Tahukah kamu hal itu?”
Raihana menjawab dengan penuh minat “Tidak, tapi aku betul-betul ingin kamu memberitahukan itu padaku.”
Bebek itu bertengger di sebuah cabang yang nyaman dan memulainya. “Tahukah kamu kalau kami bisa terbang sangat cepat? Ketika terbang, kami dapat bepergian dengan kecepatan lebih dari 30 mil (50 kilometer) per jam. Lebih dari itu, kami secara berkesinambungan mengganti arah untuk mencegah tertangkap oleh hewan pemangsa. Ketika kami perlu menyelam di bawah permukaan air, kami melakukannya sangat cepat hingga sulit menjadi sasaran para pemburu.”

Mata Raihana terbuka lebar. “Untuk seekor burung, itu betul-betul terbang yang cepat. Maksudmu, musuh-musuhmu memaksamu terbang begitu cepat?”

“Ya, Raihana,” balas sang bebek. “Biar kuberikan sebuah contoh untukmu. Teman kami, bebek es, biasa dijadikan sasaran cara berburu burung-burung camar yang menarik. Camar menyerang mereka terus-menerus dari udara, dan membuat bebek-bebek menyelam ke dalam air. Camar-camar itu terus melakukannya hingga bebek-bebek terpaksa muncul kembali ke permukaan, kelelahan dan tak berdaya. Kemudian, camar memburu bebek dengan menukik ke tengah-tengah kelompok bebek, dan mematuk-matuk kepala bebek. Namun, camar tak selalu dapat memenangkan pertarungan. Bebek-bebek es juga memiliki cara yang istimewa untuk melindungi diri mereka sendiri. Jika mereka melihat seekor camar di langit, dengan segera, bebek-bebek akan berkumpul bersama dalam kelompok besar. Ini berarti, burung camar tak dapat menangkap seekor bebekpun dari sekumpulan besar bebek yang menyelam, sampai akhirnya camar itu sendiri yang kelelahan dan menyerah.”

“Alangkah cerdasnya bebek-bebek itu!” Raihana mengagumi. “Bagaimana mereka mampu melakukannya?”
“Jawabannya jelas, Raihana,” seru si bebek. “Allahlah yang menciptakan bebek dan seluruh makhluk hidup lainnya, dan Ialah yang mengajari mereka cara melindungi diri sendiri.”
“Terima kasih, bebek yang baik,” kata Raihana. “Kamu telah memberikan aku beberapa pengetahuan yang bermanfaat hari ini, dan mengingatkan aku pada tanda-tanda Tuhan kami. Sampai berjumpa lagi,” katanya, sambil melangkah kembali untuk menemukan ibunya.

Mimikri

Mimikri, yaitu ciri khusus hewan kemampuan untuk menyamarkan atau menyamakan warna kulit menyerupai lingkungan tempatnya tinggal. Tujuannya adalah untuk berlindung dari musuh alaminya dan untuk mengelabui mangsanya.

Hewan yang memiliki kemampuan mimikri diantaranya bunglon dan katak.

Bunglon

Warna bunglon berubah sesuai dengan warna tempat ia berpijak. Gambar kiri memperlihatkan motif daun pakis yang tercetak di punggungnya. Perubahan cahaya dan suhu diduga menyebabkan munculnya motif ini. Namun, bunglon sendiri tidak menyadari kemampuannya mengubah warna tubuh yang menguntungkan ini. Tubuh bunglon memang diciptakan untuk secara otomatis mempunyai warna yang sama dengan sekelilingnya.

Dalam memperoleh makanan, lidah bunglon sangat membantu. Lidah bunglon terlipat di dalam mulut seperti akordeon. Di tengah lidahnya terdapat tulang rawan berujung lancip. Ketika otot-otot bundar pada ujung lidah berkontraksi, lidah akan terjulur keluar. Ujung lidah ini dilapisi cairan kental seperti lendir. Saat jarak mangsa cukup dekat, bunglon dengan cepat menjulurkan lidahnya ke arah mangsa. Berkat ototnya yang berjalinan, lidah yang kental ini bisa mencapai 1,5 kali panjang tubuh bunglon. Rentang waktu lidah menempel pada mangsa hingga ditarik kembali ke mulut hanya 0,1 detik.

Katak

Bagi katak yang tidak beracun di Amazon, melakukan kamuflase agar seolah tubuhnya beracun adalah trik untuk menghindar dari predator
Katak pun memiliki persamaan dengan cicak teman Zaki tadi, yaitu lidahnya yang panjang dan lengket, sehingga serangga yang mendekat dapat dengan cepat disambar dan tidak dapat berkutik lagi. Hap, nyam nyam…

””Wow, pintar ya katak-katak itu! Sekarang, coba kamu perhatikan hewan peliharaan lucu yaitu kucing.

Kucing

Pernahkan kamu mendengar langkah kaki kucing? Tidak, bukan? Mengapa ya?
Karena, kucing memiliki dua ciri khusus. Pertama adalah kakinya. Kaki kucing memiliki lapisan empuk dan tebal yang berguna untuk menyembunyikan kukunya. Pada saat berjalan kukunya ditarik masuk sehingga tidak bersuara, sehingga musuh tidak mendengar ketika didekatinya.

Perhatikan pula posisi kuku ketika sedang diam dan pada saat siap untuk menerkam! Pada waktu santai, kuku ditarik masuk ke dalam bantalan di kaki. Namun dalam keadaan siap menerkam, kukunya ditegangkan dan dikeluarkan dari posisi istirahat.

Ciri kedua adalah matanya. Pernahkan kamu melihat mata kucing dalam gelap? Matanya bersinar? Ya, betul! Hal ini karena mata kucing sangat tajam sehingga bisa melihat dalam gelap.

Semua makhluk dirancang dengan ciri-ciri khusus yang membuatnya dapat bertahan hidup di lingkungannya. Tak diragukan lagi, Allah memang Maha Kuasa.

Nah, setelah mengetahui beberapa hewan dengan ciri khusus, sekarang marilah kita beralih kepada topik tumbuhan yang memiliki ciri khusus.

Beberapa Tumbuhan dengan Ciri Khusus

Kantong Semar

Tahukah kamu bahwa ada tumbuhan ”karnivora”? Ya, karena tumbuhan ini menangkap dan ”memakan” hewan serangga. Nama tumbuhan ini adalah kantong semar. Tumbuhan ini menunggu datangnya mangsa yang datang ke bibir mulutnya, baru kemudian menangkapnya ke dalam “mulut”nya yang seperti kendi itu.

kantong semar

Venus Pemakan Serangga/Venus Fly Trap

Tumbuhan yang mirip dengan kantong semar adalah venus penjebak serangga. Bentuknya seperti kendi. Daunnya membentang lebar yang berguna untuk menjebak serangga yang datang. Daun akan mengatup cepat dan menjebak serangga di dalamnya untuk dicerna. Tumbuhan ini akan melarutkan serangga yang terjebak dengan getah pencerna khusus, kemudian menyerap cairannya. Serangga yang sering terjebak biasanya capung. Venus penjebak serangga memerlukan waktu dua minggu untuk mencerna seekor capung.

Image:venus.png

Image:venus2.png

Putri Malu

Pernahkah kamu tanpa sengaja menyentuh daun putri malu? Daunnya akan segera mengatup, bukan? Beberapa tumbuhan lain mengatupkan daun pada waktu senja atau pada waktu dingin. Ya, hal itu terjadi untuk menyelamatkan diri dari situasi yang sekiranya akan mengancam.

Image:Putri_malu.png

Beberapa tumbuhan bunga menyebarkan bau harum pada waktu tertentu untuk mengundang serangga membantu penyerbukan.

Kaktus

Bentuknya unik beraneka ragam. Duri, menjadi ciri utamanya. Tumbuhan ini paling tahan dengan kondisi kering di gurun pasir.  Apakah itu? Jawabannya tentu saja kaktus.

Kata ‘kaktus’ berasal dari bahasa Yunani “kaktos” yang berarti tanaman berduri. Durinya tajam-tajam. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). Ada lebih dari 2000 jenis kaktus yang ada di belahan bumi ini. Mereka bisa tumbuh subur di lahan tandus dan kekurangan air. Inilah hal unik dari kaktus.

Sebenarnya, kaktus memiliki daun. Namun, daun tersebut berubah menjadi bentuk duri, sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun. Kamu pasti tau kan, semakin lebar permukaan daun suatu tanaman, maka semakin banyak jumlah air yang menguap setiap saat.
Misalnya seperti ini : Kalau kita lagi kepedasan, trus mau minum. Eh, ternyata air minumnya masih sangat panas. Ambil saja mangkuk/ piring, lalu tuangkan air minum yang panas tersebut. Tunggu selama beberapa menit, air pun langsung menurun suhunya, karena laju pendinginan jadi lebih cepat karena area pendinginan lebih luas. Udara luar lebih banyak bersentuhan dengan air dalam piring daripada air dalam gelas karena bidang tekan lebih besar. Nah, kaktus juga menggunakan prinsip seperti itu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Kemudian, batang kaktus juga dilapisis jaringan lilin yang dapat mengurangi penguapan. Jaringan ini mampu menyimpan air dan tahan terhadap kekeringan sekalipun. Namun, yang namanya mahluk hidup tentu saja butuh air. Kaktus tetap membutuhkan air untuk bertahan hidup. Makanya, di gurun-gurun, kaktus memiliki akar yang sangat panjang bermeter-meter ke dalam pusat bumi untuk mencari sumber air.

Lalu, muncul pertanyaan : mengapa kaktus yang kita tanam di pot kecil tidak berakar panjang? Jelas saja karena kita sudah memberikan kebutuhan air tersebut dengan menyiraminya secara teratur. Tetapi perlu diingat, bahwa air yang kita siramkan kepada kaktus ber-pH normal, tidak mengandung garam atau asam, karena hal ini dapat menyebabkan kebusukan.

 

Dimanakah habitat tumbuhan teratai? Teratai hidup di air, umumnya di kolam.
Karena keindahan bunganya, tumbuhan ini menjadi salah sau tanaman hias yang banyak digemari.
Teratai dapat hidup di lingkungan air. Untuk dapat melangsungkan hidupnya, teratai diciptakan sempurna oleh Tuhan Yang Maha Pencipta.
Teratai memiliki daun yang lebar dan tipis. Ciri khusus ini digunakan untuk memperbesar proses penguapan air dari dalam tubuhnya.
Kandungan air yang terlalu banyak dibuang melalui penguapan daun.
Hal ini untuk memperahankan teratai agar tidak busuk, walaupun hidup di air.Daun yang tipis juga merupakan salah satu cara agar daun tumbuhan ini dapat tetap terapung di atas air.
Ciri khusus lainnya dari tumbuhan teratai adalah batangnya. Batang teratai berongga yang berfungsi sebagai jalan keluarkan udara.Batang yang berongga menjadikan teratai terapung di air.
Bagian daun dan bunga selalu berada di atas permukaan air, sedangkan batang dan akar berada di dalam air. Akar teratai berada di dasar air. Akar ini menambatkan diri dengan kuat di dalam lumpur di dasar air.
Hal ini berguna untuk menahan teratai dari hempasan arus air.

Venus
1. Merupakan tumbuhan insektivora yaitu tumbuhan pemakan
serangga.
2. Daun venus termodifikasi berbentuk seperti engsel dan berbulu,
daun itu terbuka menunggu serangga, dan bila ada serangga yang
terperangkap maka akan dicerna dan diserap nitrogennya.
Eceng gondok
1. Termasuk tumbuhan hydrophyta.
2. Mempunyai tangkai daun yang menggelembung(berongga), yang
berfungsi untuk mengapung di permukaan air.

Bunga Rafflesi

1. Merupakan tumbuhan parasit (pada akar tanaman menjalar)
yaitu
tunbuhan yang hidup dengan mengambil zat makanan dari
tanaman inangnya.
2. Mengeluarkan bau busuk atau bau bangkai dan memiliki bagian
yang dapat memantulkan cahaya, untuk memikat dan memandu lalat.
Dengan datangnya lalat maka proses penyerbukan dapat berlangsung,
sehingga bunga raflesia dapat berkembangbiak.

Ciri-ciri khusus hewan

Unta

1. Mempunyai punuk tempat menyimpan lemak sebagai cadangan makanan, sehingga unta dapat hidup tanpa makan dalam waktu lama.
2. Mempunyai kantung air di dalam perutnya yang dapat menampung sejumlah besar air (57 liter), sehingga unta dapat menempuh perjalanan jauh di padang pasir tanpa minum.
3. Kakinya mempunyai bantalan yang tebal untuk menahan panas dan agar tidak terbenam di pasir saat berjalan.
4. Memiliki dua baris bulu mata yang panjang, untuk melindungi mata dari pasir dan panas matahari.
5. Mempunyai lubang hidung yang dapat ditutup rapat, sehingga pasir tidak masuk ke lubang hidung

Burung Hantu

1. Burung hantu termasuk binatang nokturnal, yaitu binatang yang
beraktivitas di malam hari.
2. Memiliki penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam dan
peka untuk menemukan mangsanya di malam hari.
3. Memiliki bulu yang halus dan lembut sehingga tidak terdengar
saat terbang, dengan demikian ia dapat menyambar mangsanya
secara diam-diam.
4. Mempunyai leher yang lentur yang dapat berputar 180 derajat,
sehingga dapat melihat mangsanya yang ada di belakang.


Kelelawar

1. Merupakan binatang nocturnal yaitu binatang yang mencari makan atau beraktivitas pada waktu malam, sedangkan pada siang hari untuk tidur.
2. Mempunyai kulit tipis(yang menyerupai sayap) yang bisa digunakan untuk terbang, sehingga kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang
3. Mempunyai kemampuan ekolokasi yaitu kemampuan menentukan jarak mangsa ataupun rintangan berdasarkan pantulan bunyi ultrasonic yang dikeluarkan melalui mulutnya

Ikan Pemanah/Ikan Sumpit

1. Ikan pemanah atau ikan sumpit, hidup di air tawar
2. Untuk mendapatkan makanan ia menyemprotkan air pada hewan-hewan kecil, seperti laba-laba, capung, dan lalat yang bergantung pada ranting atau daun yang ada di atas permukaan air
Trenggiling
1. Memiliki cakar yang kuat untuk menarik rayap/semut dari sarangnya
2. Tidak memiliki gigi, tetapi memiliki lidah yang panjang dan lengket yang dapat dijulurkan untuk memperdaya mangsanya
3. Memiliki sisik yang tebal dan keras, dan dapat menggulung tubuhnya seperti bola untuk melindungi diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: